23 March 2016

Punya impian? Kejarlah!

Posted by Fadly Indrawijaya , 12 Komentar

‫بِسْـــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Tim Astronom Amatir Makassar

Yang namanya impian, harus dikejar kan? Bukan hanya terus diimpikan dan kemudian hilang begitu saja. Kota Palu, nama ini sudah ada dalam pikiran saya sejak 2014 yang lalu dan baru 5 Maret kemarin bisa mengunjunginya. Semuanya berawal dari sebuah brosur sederhana yang diberikan pada saya dipenghujung Juni 2014 saat mengikuti pengamatan hilal menyambut Ramadhan. Gerhana matahari total 2016, itulah inti tulisan dari brosur yang menginformasikan tentang daerah-daerah yang dilintasi gerhana matahari total di Indonesia. Sebagai seorang yang begitu menyukai dunia astronomi, kejadian seperti ini tentu tak boleh dilewatkan. Kota Palu pun menjadi target saya sejak saat itu. Dan impian sederhana itupun tercatat.

Kata orang, awal dari sebuah kesuksesan adalah niat yang kuat kemudian disusul dengan usaha. Karena sudah memiliki target maka saya pun mulai berencana untuk menyisihkan uang dan menabungnya untuk persiapan ke Palu. Namun manusia hanya bisa berencana dan Allah yang menjadi penentu, kebutuhan hidup yang mendesak akhirnya membuat saya kesulitan untuk menabung bahkan saat peralihan tahun 2015 ke 2016, saya tak memiliki uang tabungan sama sekali. Disinilah saya mulai panik, mungkinkah impian tersebut dapat diwujudkan? Namun saya tetap mencoba meyakinkan diri bahwa bagaimanapun caranya, saya harus berusaha ke Palu dan menyaksikan gerhana tersebut.

Saya percaya, saat kita memiliki sebuah impian, kemudian ada niat untuk meraihnya, ada usaha untuk mencapainya, dan doa untuk melengkapinya, insyaallah impian itu akan dapat terwujud.

Kekuatan Doa
Doa, jangan pernah mengabaikan hal tersebut. Doa adalah cara kita untuk berkomunikasi dengan Allah, Sang Pencipta yang mengatur segalanya. Saat impian saya sudah mulai kabur dan tak jelas disitulah saat dimana saya bersungguh-sungguh berdoa untuk impian tersebut, berharap diberikan kemudahan untuk menyaksikan indah ciptanNYA. Tentu saja doa harus diiringi usaha dan saya pun berpikir usaha apa yang dapat saya lakukan hingga akhirnya terpikir untuk menjual kacamata filter matahari yang memang mulai diminati saat itu namun kemudian saya kembali terkendala dengan modal. Doa lagi-lagi menjadi tempat curhat saya saat itu.

Bulan Februari menyapa dan belum banyak berubah tapi saya tetap tidak menyerah, terus mencari cara dan tak berhenti berdoa hingga akhirnya usaha saya dijawab:

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya” QS. Ath Thalaaq:2-3

Nominal 5 digit masuk di rekening saya, ternyata itu adalah honor yang dikirim oleh Majalah KawanKu karena telah membantu meliput acaranya beberapa bulan yang lalu (Baca: Lewati batas diri), berbekal modal tersebut akhirnya saya pun memulai usaha saya, mencari pedagang yang menjual kacamata filter matahari dengan harga grosir.  Usaha tersebut bisa saya katakan lancar bahkan sangat lancar sampai-sampai stok barang yang saya miliki tak bisa menahan banjir pesanan yang terus datang setiap harinya. Sayangnya permintaan yang tinggi tak seimbang dengan jumlah stok barang yang saya miliki. Saya kembali mengaduh lewat doa tentang masalah modal yang kurang sehingga tak mampu membeli banyak stok barang untuk membendung jumlah pemesan yang begitu banyak. Dan sekali lagi, doa saya terjawab. Saya tiba-tiba mendapat pinjaman modal yang begitu besar meskipun tak meminta sebelumnya.

***

5 Maret, saya akhirnya berada di Bandara Sultan Hasanuddin bersama 2 orang teman sesama pecinta astronomi, bersiap untuk ke Palu dengan harapan yang sama, ingin menyaksikan keindahan ciptaan Allah. Saya percaya, saat kita memiliki sebuah impian, kemudian ada niat untuk meraihnya, ada usaha untuk mencapainya, dan doa untuk melengkapinya, insyaallah impian itu akan dapat terwujud.

Cerita tentang Palu dan Gerhana Matahari masih akan saya lanjut pada postingan berikutnya yah :)

foto fadly
Penulis: Fadly Indrawijaya
Manusia sederhana dengan impian luar biasa. Penikmat hujan, segelas teh hangat dan buku. Sangat tertarik pada astronomi, teknologi, fotografi, jurnalis, dan alam. Selengkapnya >>

12 comments:


bingungBingung? Jangan ragu untuk Bertanya | Komentar

Kami menghargai setiap tanggapan pembaca.
Kami akan berusaha merespon tanggapan tersebut secepatnya, اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ

Catatan
1. Jangan SPAM yah....
2. Tidak menggunakan link hidup
3. Silahkan berkomentar dengan sopan


  1. waaah masih bersambung :(

    Alhamdulillah yah, kesampaian juga e Palu-nya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia kak, Alhamdulillah setelah lama merencanakan :)

      Delete
  2. alhamdulilah ya fadly, eh fadly sekarang jarang update ya
    sibuk kah?
    ditunggu cerita berikutnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sibuk sih tapi faktor utamanya karena tiba-tiba susah dapat bahan tulisan :)

      Delete
  3. wow... keren mas broh..
    ternyata ini bersambung?
    ditunggu bang kisah slanjutnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bersambung hingga waktu yang tak ditentukan Mas :D Mau lanjutin tulisan tapi rasanya malah ada yang kurang gitu jadi hanya draft sampai saat ini :)

      Delete
  4. Yaaah elaah kenapa bikin bersambung?? Щ(ºДºщ)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harus bersambung mba, biar gak capek baca sekaligus :D

      Delete
  5. Salut dg kegigihan Fadly ...jadi ikut semangat stlh baca ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mba, semoga bisa menjadi motivasi :)

      Delete
  6. Kak aku sukanya benda2 langit tp gk tau apapun tntg ilmu astronomi hehe. Boleh ceritain awal mula kenapa kakak suka hal-hal yg berbau astronomi ? Makasih

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

BiluPing © 2009 - 2016.

Home | | Contact | FAQ | BiluPing Google+