16 September 2012

Kisah Unik di Masjid

Posted by Fadly Indrawijaya , 14 Komentar

‫بِسْـــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Serangga
Ada begitu banyak kenangan unik yang terjadi setiap harinya, bahkan mungkin setiap detiknya. Ada yang lucu namun ada juga yang mengagetkan, termasuk yang terjadi padaku hari ini, bisa dikatakan lucu dan mengagetkan. Sebelumnya aku telah menulis kisah ketika menemukan harta karun (Baca: Menemukan Harta Karun). Kisah yang aku tulis kali ini adalah kisah nyata yang baru saja terjadi ketika aku selesai shalat magrib, dan tiba-tiba... kami diserang.

Kisah lengkapnya bermula disini... Adzan magrib menggema begitu indah di udara ketika aku bersiap menuju ke masjid untuk shalat. Aku memilih shalat berjamaah karena pahalanya lebih tinggi terutama karena setiap langkah kaki kanan menuju masjid terhitung sebagai pahala sedangkan langkah kaki kiri terhitung sebagai penghapus dosa. Belum lagi kedudukan shalat berjamaah itu lebih tinggi dibangingkan shalat sendiri-sendiri.

Kita lanjut ceritanya... setelah shalat magrib secara berjamaah, aku memilih tinggal lebih lama sambil berdoa dan merenung namun beberapa lampu tiba-tiba dipadamkan. Ini sempat mengalihkan perhatianku sejenak karena biasanya lampu masjid dimatikan setelah shalat isya, namun aku mencoba menepis kejanggalan itu dan kembali melanjutkan doaku, Aku tipe orang yang kadang cuek terhadap keadaan jadi seperti inilah kejadiannya. Beberapa saat kemudian, orang yang duduk tak jauh di depanku tiba-tiba melompat lalu mematikan lampu. Kegelapan menyelimutiku, dan juga beberapa orang lain yang saat itu masih duduk merenung. Dalam kegelapan, tanda tanya semakin besar di benakku namun aku terlambat menyadari keadaan yang terjadi hingga akhirnya dalam kegelapan itu aku merasakan puluhan sesuatu merayap di tangan, leher dan wajahku. Aku spontan berdiri dan mencoba menjauh dari tempat tersebut sambil mengibas-ngibaskan pakaianku, berusaha menjauhkan sesuatu yang merayat tersebut.

Aku berusaha menuju pintu masjid karena disana ada penerangan lampu jalan. Namun sebelum sampai ke pintu kulihat ratusan serangga tersebut mulai berterbangan keluar mencari sumber cahaya, apalagi saat itu lampu jalan menyala dengan sangat terang.

Catatan:
Kosku terletak di daerah rawa-rawa sehingga terkadang pada peralihan musim seperti ini, serangga seperti itu banyak dijumpai memenuhi lampu-lampu jalan. Dalam keadaan tersebut, biasanya kami mematikan lampu kos-kosan ketika serangga tersebut mulai melirik cahaya lampu kamar kami.... Sebagai tambahan, tadi waktu aku shalat isya disana, serangga tersebut sudah tidak sebanyak tadi, entah mereka kemana... Yang tersisa hanya beberapa ekor saja..

Sumber Gambar:
  • Serangga: getfirebug.com

foto fadly
Penulis: Fadly Indrawijaya
Manusia sederhana dengan impian luar biasa. Penikmat hujan, segelas teh hangat dan buku. Sangat tertarik pada astronomi, teknologi, fotografi, jurnalis, dan alam. Selengkapnya >>

14 comments:


bingungBingung? Jangan ragu untuk Bertanya | Komentar

Kami menghargai setiap tanggapan pembaca.
Kami akan berusaha merespon tanggapan tersebut secepatnya, اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ

Catatan
1. Jangan SPAM yah....
2. Tidak menggunakan link hidup
3. Silahkan berkomentar dengan sopan


  1. @Rakyan Widhowati Tanjung
    Betul sekali... serangga juga tamu Allah.... Makasih kunjungannya yah

    ReplyDelete
  2. salam kenal...
    pertama berkunjung disini..ikut baca2x

    ReplyDelete
  3. @Mbak Iis
    Selamat datang di rumah biluping... rumah yang penuh warna biru dan pink maksudnya :D
    Makasih untuk kunjungannya yah ^._.^

    ReplyDelete
  4. terima kasih sudha berkunjung ke blog saya ya

    ReplyDelete
  5. begitulah ayat Allah, serangga saja kepingin di tempat yang terang, maka sudah sepantasnyalah kalo kita semua tetap di jalan yang terang jalan yang diridhoi Allah

    ReplyDelete
  6. Itu laron ya?
    Jadinya gelap-gelapan deh di masjid ya :D

    ReplyDelete
  7. wow, pengalaman keren, ka.........

    ReplyDelete
  8. kisah unik dan menggelitik, sekaligus teguran buat orang yang cuek kaya abang. hahahaha.....

    ReplyDelete
  9. Ooohh,. ya ya ya. Saya pernah tau jenis serangga itu. dan memang salah satu caranya adalah dengan mematikan lampu. Tapi bisa juga dengan cara lain, siapkan baskom berisi air, lalu dekatkan baskom itu ke sumber cahaya. Tidak butuh waktu lama, biasanya serangganya langsung berjatuhan kedalam baskom. :D

    Ngeri juga bayangin dikerubungin serangga... Hiyyyyy

    ReplyDelete
  10. @Lidya
    Sama2... Makasih juga sudah berkunjung balik ^._.^

    @win3
    Betul sekali... manusia itu harus senantiasa berada di jalan yang terang, jangan sampai terjerumus dalam kegelapan...

    @kakaakin
    Yah bisa dibilang gitu... Mesjidnya suda terang kembali kok :)

    @yisha
    Keren sih tapi... geli juga ketika tiba-tiba merasa tubuh diserang secara tiba-tiba

    @teknisi komputer
    Mungkin sekarang bisa belajar untuk tidak cuek lagi kak :)

    @armae
    Kasihan juga kalau caranya kayak gitu... Serangga itu punya waktu hidup yang singkat loh... jadi biarkan mereka menikmati masa-masa indahnya...

    @agen trica jus bandung
    Jangan hanya disimak tapi diambil pelajaran darinya :D

    ReplyDelete
  11. @Beruang Nakal
    Beruang yang satu ini benar2 nakal yah, komentarnya cuma 1 kata. Hati-hati loh, itu bisa terdeteksi sebagai "SPAM"
    ^._.^

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

BiluPing © 2009 - 2016.

Home | | Contact | FAQ | BiluPing Google+