30 June 2012

Ketupat paling Indonesia

Posted by Fadly Indrawijaya , 27 Komentar

‫بِسْـــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم
ketupat
Perbedaan adalah sebuah kata yang terkadang menimbulkan sebuah masalah dan juga sebuah perpecahan. Tak terhitung berapa banyak sejarah tentang pahitnya sebuah perbedaan yang membuat orang-orang merasa sengsara, nyawa melayang dan juga harta yang hilang begitu saja namun perbedaan itu justru memiliki arti yang berbeda ketika diartikan sebagai sebuah ciri khas.

Kekayaan alam dan keanekaragaman keindahan yang dimilikinya merupakan salah satu bukti nyata betapa indahnya sebuah perbedaan. Alam sebenarnya mengajari manusia bahwa perbedaan seharusnya menjadi sebuah keunikan tersendiri antara satu sama lain, bukan malah permusuhan dan rasa lebih baik atau lebih hebat dari yang lainnya.

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki begitu banyak perbedaan dalam artian keanekaragaman. Semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang menggema sejak dahulu membuktikan betapa uniknya bangsa kita dengan semua keanekaragaman budaya, suku, bahasa, agama, panorama alam dan tak ketinggalan kuliner yang beraneka rasa akan selalu menjadi sebuah ciri khas negeri tercinta.

Dalam rangka ulang tahunnya yang ke-17, Telkomsel yang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang telekomunikasi di Indonesia mengadakan sebuah lomba blog dengan tema “Paling Indonesia”. Dari tema tersebut nampaknya lomba ini bertujuan untuk mengenalkan Indonesia dan menunjukkan Indonesia sebenarnya seperti apa.

 

Saat pertama kali membaca temanya “Paling Indonesia”, aku sempat berpikir lama (bahkan sampai berhari-hari) tapi tidak juga menemukan ide untuk tulisanku. Aku bukannya tidak memiliki bahan untuk ditulis tapi sebenarnya aku bingung mana yang harus aku tulis soalnya Indonesia itu memiliki begitu banyak keanekaragaman, apakah aku sanggup menulis semuanya?

Memilih antara menulis tentang budaya, suku, tempat wisata, dan keanekaragaman lainnya yang dimiliki Indonesia ternyata sangat sulit. Hal ini sama saja dengan memilih membeli motor merk A atau merk B yang keduanya memiliki kesamaan satu sama lain atau memilih untuk memesan makanan C atau makanan D di waktu yang sama. Semuanya tentunya memiliki keunikannya tersendiri dan aku harus bisa membahas keunikan itu dengan baik.

Pilihanku akhirnya tertuju pada salah satu kuliner yang biasa disebut Ketupat. Aku yakin semuanya pasti mengenal makanan ini apalagi karena beberapa minggu lagi bulan ramadhan dan tentunya eksistensi makanan ini akan semakin terlihat dan begitu akrab di layar kaca atau berbagai media cetak.

Apa itu ketupat?

Ketupat atau biasa juga disebut Kupat adalah makanan yang terbuat dari beras, keunikan dari ketupat adalah anyaman daun kelapa yang membungkusnya. Ketupat umumnya banyak dijumpai diakhir-akhir ramadhan hingga beberapa hari setelah Idul Fitri bahkan beberapa daerah di pulau Jawa mempunyai tradisi menyajikan ketupat pada hari ketujuh setelah lebaran yang biasanya disebut sebagai hari raya ketupat namun dibeberapa daerah, ketupat terkadang dijumpai diluar hari raya Idul Fitri karena kombinasinya dengan beberapa makanan khas diantaranya adalah Coto Makassar yang merupakan makanan khas dari Sulawesi Selatan dan Gado-gado yang terkadang disajikan dengan ketupat atau lontong.

Di kampung halamanku di Kabupaten Barru, ketupat biasanya disajikan di hari raya Idul Fitri bersama dengan jabu-jabu, sebuah makanan yang terbuat dari ikan yang dihaluskan, mungkin kalian akan lebih mengenalnya dengan abon ikan. Tak hanya itu, ketupat biasanya disajikan dengan burasa, tumbuk, gogos, sawa', lemmang, semua makanan itu juga sejenis dengan ketupat namun berbeda dalam hal tampilan dan bahan pembuatannya. Misalnya saja gogos yang dibungkus dengan daun pisang lalu dibakar.
Ingat Ketupat, Ingat Indonesia karena Ketupat Paling Indonesia
Dalam proses pembuatan ketupat, Mula-mula dipilih janur (daun kelapa) untuk dibuat anyaman ketupat tapi tidak semua janur dapat digunakan untuk membuat ketupat, harus dipilih yang memiliki kualitas yang baik dalam artian tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua dan yang lebih utama adalah janur itu harus panjang. Janur tersebut kemudian dianyam, ukuran dan bentuk anyaman biasanya tergantung dari orang yang membuatnya. Setelah anyamannya selesai, beras kemudian dimasukan kedalam anyaman tadi kemudian dirapikan agar beras yang sebelumnya dimasukkan tidak keluar atau tumpah. Setelah itu ketupat kemudian dikukus hingga matang.

Ketupat yang telah matang kemudian disajikan namun seperti yang sebelumnya kukatakan, ketupat biasanya tidak disajikan sendiri karena ketupat itu sebenarnya seperti nasi. Ketupat kemudian dibelah menjadi 2 bagian saat hendak menyantapnya.

Sejarah ketupat

Dikutip dari Wikipedia, Kupat atau ketupat diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga, ia menggunakan Kupat (Ketupat) dalam mensyiarkan ajaran agama Islam di Pulau Jawa. Kupat sendiri adalah simbolisasi ungkapan dari Bahasa Jawa yaitu Ku yang diambil dari kata ngaku (mengakui) dan Pat yang berasal dari kata lepat yang berarti kesalahan. Asimilasi budaya dan keyakinan tentang ketupat/kupat sebagai sarana untuk mengakui kesalahan akhirnya menjadi tradisi Islami dimana ketupat menjadi makanan wajib ketika umat Islam merayakan Idul Fitri sebagai moment untuk saling meminta maaf dan saling mengakui kesalahan. Maka tidak heran jika simbol ketupat terkadang muncul di media elektonik dan media cetak diiringi dengan ucapan “Mohon Maaf Lahir dan Batin”

Mengapa aku memilih ketupat sebagai hal yang menurutku Paling Indonesia meskipun dinegara lain seperti Brunei, Filipina, Malaysia, dan Singapura juga dijumpai ketupat? Hal ini karena ketupat merupakan salah satu makanan wajib yang harus ada ketika Idul Fitri di Indonesia. Ketupat terkadang mengingatkan seseorang dengan moment-moment bersama keluarga dan meskupun diluar negeri juga ada ketupat tapi hanya di Indonesia yang menjadikan ketupat sebagai simbol “Mengakui kesalahan”. Sehingga rasanya tidak salah jika aku mengatakan “Ingat Ketupat, Ingat Indonesia karena Ketupat Paling Indonesia

Sumber gambar
Ketupat : jakartapress.com

foto fadly
Penulis: Fadly Indrawijaya
Manusia sederhana dengan impian luar biasa. Penikmat hujan, segelas teh hangat dan buku. Sangat tertarik pada astronomi, teknologi, fotografi, jurnalis, dan alam. Selengkapnya >>

27 comments:


bingungBingung? Jangan ragu untuk Bertanya | Komentar

Kami menghargai setiap tanggapan pembaca.
Kami akan berusaha merespon tanggapan tersebut secepatnya, اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ

Catatan
1. Jangan SPAM yah....
2. Tidak menggunakan link hidup
3. Silahkan berkomentar dengan sopan


  1. Saya inget ketupat langsung inget lebaran hehehe..

    Goodluck yah sama kontesnya. Semoga menang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih untuk kunjungannya... ketupat memang memiliki keunikan sendiri dalam memberikan sebuah moment... kalau aku sih ingat ketupat malah ingat kampung halaman ^._.^

      Delete
  2. ingetnya serupa tapi tak samaaa... ahahahaha klo aku malah pengen makan kak... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tunggu aja nanti kalau lebaran... akan banyak ketupat kok ^._.^

      Delete
  3. jiaah jd pengen cpt lebaran :),,ahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tinggal berapa hari nih baru puasa, di tunggu aja yah ^._.^

      Delete
  4. Semangat mengindonesiakan indonesia...
    semangat Indonesia!!
    salam anak negeri

    mengundang blogger Indonesia hadir di
    Lounge Event Tempat Makan Favorit Blogger+ Indonesia

    Salam Spirit Blogger Indonesia

    ReplyDelete
  5. berbagi Kata Kata Motivasi
    Ketika hidup memberi kata TIDAK atas apa yg kamu inginkan, percayalah, Tuhan selalu memberi kata YA atas apa yg kamu butuhkan.
    semoga bermanfaat dan dapat di terima yah cing :D

    ReplyDelete
  6. aku suka ketupat. Ini kontes blog ya? moga berhasil ya

    ReplyDelete
  7. hmm, iya sih, ketupat itu hal yg paling indonesia.. rasanya inget ketupat itu pas idul fitri. malah jadi icon idul fitri yaa. ngga salah memilih ketupat sbg hal paling indonesia :D

    ReplyDelete
  8. oh sejarah ketupat berasal dari Sunan Kalijaga, baru tahu ane. semoga lebaran tahun ini, ane bisa makan ketupat sepuasnya. hohohohohoh

    ReplyDelete
  9. iya neh ketupat memang indonesia banget, ane juga sering buat ketupat di saat setelah hari raya...

    ReplyDelete
  10. berbagi kata kata motivasi
    Tuhan memuliakan mereka yang mau bekerja keras. Dan modal utama untuk keberhasilan adalah kerja keras yang diiringi doa.
    semoga bermanfaat dapat di terima dan salam kenal ku tunggu kunjungan baliknya :D

    ReplyDelete
  11. semoga sukses dengan lomba menulis nya sob, ketupat memang paling Indonesia

    ReplyDelete
  12. waah tinggal menghitung jari nih menuju itu... :D

    ReplyDelete
  13. Berbagi kata kata motivasi mas broo,
    h dari mereka di atasmu. Nikmati hidup bersama mereka di sampingmu. Jangan remehkan mereka di bawahmu.
    semoga bermanfaat salam kenal dan sukses selalu ya :D

    ReplyDelete
  14. @Adang N M I
    Makasih untuk undangannya.... ^._.^

    @Jus Kulit Manggis
    Makasih untuk kata-kata motivasinya

    @uli
    Ia, ini kontes blog tapi nampaknya kemampuan menulisku masih perlu di asah lagi soalnya belum berhasil jadi juara ^._.^

    @Meutia Halida Khairani
    Ketupat memang salah satu ikon dari Idul Fitri

    @birthday party
    Makasih pujiannya ^._.^

    @Mbah Dukun Bagong
    Gimana nih waktu lebaran? udah makan ketupat sepuasnya gak?

    @agusbg
    Kok buat setelah hari raya?

    @panduan seo
    Makasih yah... tapi belum berhasil nih ^._.^

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

BiluPing © 2009 - 2016.

Home | | Contact | FAQ | BiluPing Google+